antihistamin
antihistamine
Ringkasan Singkat
Obat yang menghambat efek histamin untuk mengobati alergi dan terkadang digunakan sebagai alat bantu tidur karena efek sedatifnya.
Antihistamin adalah agen farmakologis yang bekerja dengan memblokir reseptor histamin, terutama reseptor H1. Histamin adalah zat kimia yang dilepaskan tubuh selama reaksi alergi yang menyebabkan gatal, pilek, dan pembengkakan. Dengan menghambat reseptor ini, gejala-gejala alergi tersebut dapat mereda.
Banyak antihistamin generasi pertama memiliki kemampuan untuk menyeberangi sawar darah-otak dan menyebabkan rasa kantuk yang kuat, sehingga sering digunakan sebagai bahan dalam obat tidur bebas. Sebaliknya, antihistamin non-sedatif yang lebih baru dirancang agar tidak menyebabkan kantuk dan hanya bekerja pada gejala fisik di luar sistem saraf pusat.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- American Psychological Association. (2015). APA Dictionary of Psychology.
- Simons, F. E. R. (2004). Advances in H1-antihistamines. New England Journal of Medicine.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.